'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Dan Bapak-bapakpun sesenggukan dalam Film Nyai Ahmad Dahlan
29 Agustus 2017 19:37 WIB | dibaca 489

Film Nyai Ahmad Dahlan (NAD) ternyata dirindukan oleh masyarakat. Terbukti sejak ditayangkan mulai tgl 24 - 28 Agustus 2017 keluarga besar Muhammadiyah, Aisyiyah dan ortom serta amal usaha kabupaten Nganjuk  antusias menonton film tersebut. Film yg menggambarkan sejarah Nyai Walidah pada zaman perjuangan merintis berdiri nya Muhammadiyah dan Aisyiyah bisa membuat penonton menangis haru, dari hanya menitikkan air mata, meneteskan  air mata, sampai dengan sesenggukan berlinang air mata. Seperti disampaikan oleh Bambang Prastowo penonton dari Baron - Nganjuk, saat Kyai Dahlan melelang harta bendanya ia sampai meneteskan air matanya, bahkan sebelah nya duduk juga seorang bapak sampai terdengar sesenggukan menangis, juga Telaga siswa SMP Muhammadiyah Nganjuk juga berlinang air mata saat  film Nyai Ahmad Dahlan berlangsung. Dakwah budaya yg bisa membangkitkan semangat kita sebagai kader persyarikatan untuk tetap menjaga agar Muhammadiyah - Aisyiyah yang telah dirintis berdasarkan Al Quran dan As sunah oleh Kyai Dahlan tetap dijaga semangat dakwah nya, jangan sampai para penerus perjuangan ini lengah dan menghancurkan . pimpinan Daerah Aisyiyah Nganjuk telah berupaya untuk mengajak warga persyarikatan di kabupaten Nganjuk untuk menonton Nyai Ahamad Dahlan, sampai dengan hari minggu 27 Agustus 2018, sudah sekitar 700 an warga persyarikatan baik  Muhammadiyah, Aisyiyah, dari PDA sd Ranting dg keluarganya,  sesepuh Aisyiyah, direktur RSi Aisyiyah Nganjuk, dokter dan bersama karyawan dan majelis kesehatan,  Sd Aisyiyah Nganjuk, NA, pemuda, Ipm, imm, IGABA, wali murid, santri TPQ Aisyiyah beserta ustazdh, ustadzah bahkan kader TB Hiv care,  bergembira dlm menonton Nyai Ahamd Dahlan.  Catatan lain dari PDA Nganjuk yaitu saat murid nyai Ahmad Dahlan, belajar membaca  AJAM : PITIK

 Menurut Umi nisai Mahmudah , SPd, ketua PD Aisyiyah Nganjuk bahwa  Yang dialog tersebut diperankan oleh Ibu Hadiroh, ketua PP. 'Aisyiyah periode 2010-2015 cucu buyut K.H.Ahmad Dahlan dan sepupu Ibunda Zuhdanah Amin, ketua PDA Nganjuk periode  1990-1995, isteri Bapak M. Ichsan Matan Ketua PDM Nganjuk periode 1995-2000
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari