'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
PDA NGANJUK SINERGI PROGRAM TB/HIV DENGAN DPRD
09 Januari 2018 08:04 WIB | dibaca 571
Untuk menyukseskan Program Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Tubercolousis (TBC), Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Nganjuk melakukan audiensi sekaligus hearing dengan  Komisi A DPRD Kabupaten Nganjuk, Senin (8/1).
 
Acara yang diselenggarakan di ruang rapat Komisi A tersebut digelar untuk mendapatkan dukungan dan sinergi program berkelanjutan mengingat penyebaran dan penularan penyakit ini masih cukup tinggi.
 
Dalam sambutanya, Umi Nisai Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Nganjuk menjelaskan bahwa target utama kedatangan rombongan adalah untuk mendapatkan dukungan kebijakan terkait regulasi yang penanggulangan yang berkesinambungan.
 
"Jangka panjangnya, kami berharap ada semacam peraturan Daerah (Perda) khusus untuk penangan penyakit TB/HIV, sehingga program ini bisa terus berjalan," ujar aktivis perempuan yang akrab di sapa Bu Umi tersebut.
 
Sedangkan, Ketua Komunitas Masyarakat Peduli TB Kabupaten Nganjuk Edi Suharini menambahkan, pengendalian TB/HIV  memerlukan partisipasi dari berbagai kelompok masyarakat, sehingga pemerintah sudah seharusnya mendukung.
 
"Dewan merupakan representasi pemerintah. Saya kira memang harus memberikan dukungan (program ini)," terangnya saat mengikuti audiensi bersama Tim TB/HIV PD Aisyiyah Kabupaten Nganjuk.
 
Sementara itu, Karyo anggota DPRD dari Partai Golkar menyambut baik kehadiran sejumlah aktivis TB/HIV dan PD Aisyiyah Nganjuk. Menurutnya semua kepentingan Masyarakat akan diakomodir dan akan ditindaklanjuti. 
 
"Ini program yang luar biasa, kita harus dukung. Terima kasih kepada semua yang hadir, terutama kepada ibu-ibu Aisyiyah," ujar Karyo. (Mr/ICOOL)

PDA NGANJUK SINERGI PROGRAM TB/HIV DENGAN DPRD

Untuk menyukseskan Program Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Tubercolousis (TBC), Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Nganjuk melakukan audiensi sekaligus hearing dengan  Komisi A DPRD Kabupaten Nganjuk, Senin (8/1).

Acara yang diselenggarakan di ruang rapat Komisi A tersebut digelar untuk mendapatkan dukungan dan sinergi program berkelanjutan mengingat penyebaran dan penularan penyakit ini masih cukup tinggi.

Dalam sambutanya, Umi Nisai Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Nganjuk menjelaskan bahwa target utama kedatangan rombongan adalah untuk mendapatkan dukungan kebijakan terkait regulasi yang penanggulangan yang berkesinambungan.

"Jangka panjangnya, kami berharap ada semacam peraturan Daerah (Perda) khusus untuk penangan penyakit TB/HIV, sehingga program ini bisa terus berjalan," ujar aktivis perempuan yang akrab di sapa Bu Umi tersebut.

Sedangkan, Ketua Komunitas Masyarakat Peduli TB Kabupaten Nganjuk Edi Suharini menambahkan, pengendalian TB/HIV  memerlukan partisipasi dari berbagai kelompok masyarakat, sehingga pemerintah sudah seharusnya mendukung.

"Dewan merupakan representasi pemerintah. Saya kira memang harus memberikan dukungan (program ini)," terangnya saat mengikuti audiensi bersama Tim TB/HIV PD Aisyiyah Kabupaten Nganjuk.

Sementara itu, Karyo anggota DPRD dari Partai Golkar menyambut baik kehadiran sejumlah aktivis TB/HIV dan PD Aisyiyah Nganjuk. Menurutnya semua kepentingan Masyarakat akan diakomodir dan akan ditindaklanjuti. 

"Ini program yang luar biasa, kita harus dukung. Terima kasih kepada semua yang hadir, terutama kepada ibu-ibu Aisyiyah," ujar Karyo. (Mr/ICOOL)

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari